🐟 Phishy
BerandaPanduan penipuan

Penipuan 'paket tertahan bea cukai' — cara mengenalinya

Salah satu penipuan paling umum di dunia: SMS atau WhatsApp yang menyamar sebagai perusahaan kurir (JNE, J&T, SiCepat, Pos Indonesia, DHL) mengaku paket tertahan atau ada biaya bea cukai kecil, dengan tautan pembayaran. Tujuannya mencuri data kartu Anda. Kurir asli tidak menagih bea cukai lewat tautan SMS.

Curiga pesan seperti ini? Cek gratis.
🔍 Cek pesan mencurigakan

Seperti apa penipuannya

Pesan seperti: 'Paket Anda tertahan. Bayar biaya bea cukai Rp5.000 untuk melepaskannya: bit.ly/xxx'. Jumlah kecil itu disengaja — begitu Anda memasukkan data kartu, data itu dicuri. Waspadai juga file APK 'cek resi'.

4 tanda bahaya

• Tautan pendek atau aneh alih-alih domain resmi kurir • Urgensi: 'paket dikembalikan dalam 24 jam' • Biaya kecil yang aneh • Permintaan memasukkan data kartu lewat tautan, atau memasang APK

Apa yang harus dilakukan

1. Jangan klik. 2. Buka langsung situs atau aplikasi resmi kurir. 3. Jika sudah memasukkan data, telepon bank untuk memblokir kartu. 4. Ragu? Tempel pesannya ke pemeriksa gratis di bawah.

Ingin Phishy memeriksa setiap pesan otomatis — untuk orang tua dan anak Anda juga?
Unduh Phishy gratis

Tanya jawab

Apakah kurir mengirim tautan pembayaran lewat SMS?

Tidak. Biaya bea cukai dan pengiriman diurus di situs atau aplikasi resmi, tidak pernah lewat tautan dalam SMS.

Biayanya kecil, jadi pasti asli?

Jumlah kecil justru triknya — menurunkan kecurigaan. Yang mereka incar data kartu Anda, bukan biayanya.

Ingin Phishy memeriksa setiap pesan otomatis — untuk orang tua dan anak Anda juga?
Unduh Phishy gratis
Panduan lain:Cara melindungi orang tua lansia dari penipuanCara melindungi anak dari penipuan online'Bank Anda' mengirim SMS — cara mengenali penyamaranPesan WhatsApp mencurigakan — cek sebelum diketukCara tahu apakah tautan aman diklikPenipuan 'Anda menang hadiah' — cara mengenalinyaPenipuan kripto & investasi — cara mengenalinya